Cinta yang jatuh,
hati yang patah,
rindu yang sendu,
semua puisi itu menujumu, dahulu
Kini,
Januari di penghujung Oktober terasa biasa saja
Dua cangkir kopi dan gerimis di halaman; tanpa ada kamu di antaranya
Dua cangkir kopi dan gerimis di halaman; tanpa ada kamu di antaranya
Semua baik-baik saja
Tak ada mata yang memanas menahan hujan
Tak ada pula pipi yang membasah dialiri gundah
Kau sadarkan kau bukan lagi siapa-siapa?
Oleh NSQAP
Gambar: Geulgram

Komentar
Posting Komentar